Selasa, 29 September 2015

khilaf

benarkah keinginnanmu itu didasari oleh perasaan cinta ? jangan jangan ia hanya rasa iba atas kesalahan yang kamu buat . jika kamu iba betapa jahatnya kamu ? bukan kah tiap tiap perasaan semestinya diberikan kesempatan untuk jujur ? lantas kamu merasa perlu memberinya iba, kembali untuk mencintainya atas dasar rasa kasihan .

tentu saja kamu merasa kesepian . tentu kamu merasa pedih . merasa bahwa kamu telah membuat kesalahan yang demikian gawat . tapi bukankah itu sudah terjadi ? aku sudah kamu lukai , lantas aku perlahan berdiri,perlahan mengobati hatiku sendiri . aku kini sudah bisa menghadapi hidupku sendiri , tanpamu. lalu apa hak mu untuk merusak itu semua ?

kamu bisa melupakan ku ? kamu berharap bahwa aku akan memanggilmu kembali,menghubungimu ? tapi kamu tahu itu mustahil . tidak dengan segala kedunguan yang kamu buat . tidak dengan segala kesalahan yang masih saja kamu ulangi .

kamu hampir tidak pernah belajar . kamu masih saja menyakiti orang lain ,menyakiti orang yang menyayangi mu . dan menyakiti dirimu sendiri . kamu merasa hanya dengan menyakiti diri sendiri kamu akan terbebas dari rasa bersalah . tapi perasaan bersalahmu selalu ada , ia selalu ada , akan selalu ada , selama kamu belum memaafkan dirimu sendri .

kamu berusaha melupakan dengan berbagai hal . musik , film , seks dan banyak hal . tapi kamu tahu itu tidak berguna . setiap malam , ketika kamu terbangun dini hari , dengan keringat membasahi baju , hal pertama yang kamu ingat adalah senyuman . kamu menangis perlahan tapi kamu sadar , tangisan mu tidak akan mengubah apapun.

kamu berfikir kamu telah mengakhiri semuanya , selesai berharap dan mengemasi setiap perasaan yang ada .itu semua omong kosong . kepala dan ingatan menghianati usahamu untuk melanjutkan hidup . pelan pelan ketika lagu silampau kau diputar kamu mengingat. ketika kamu naik motor . ingatanmu muncul . pelan pelan kamu dijajah kenangan , dipaksa menyerah oleh dirimu sendiri .

tapi bukankah hidup perihal melupakan dan dilupakan ? kamu berusaha melupakan dan kamu telah dilupakan . ia telah bahagia dan kamu disiksa oleh kebencianmu sendiri . kemarahan yang kamu pelihara tanpa alasan . hingga akhirnya kamu membusuk . berubah menjadi monster yang menyakiti siapapun yang berusaha menyelamatkanmu dari penyesalan .

Jumat, 25 September 2015

HARUS

setiap langkah yang aku tuju aku hanya berusaha untuk membahagiakan mu . kau bilang aku terlalu drama , ternyata kamu yang begitu palsu ! berusaha untuk tak begitu terlihat sakit , berusaha untuk mengerti bahkan setiap doa selalu ingin kau menjadi baik . tapi apalah arti setiap harap jikalau kau tak mampu mengokohkan hati . kau layu dan rapuh dalam buai masa lalu ! aku hanya mencoba untuk terlihat baik sampai pada akhir aku tak akan pernah mampu menoleh ke arahmu lagi . kau luka atas apa yang kau sayat sendiri . kau tak mau sembuh padahal kau mampu !

kau bilang dia begitu baik , karna segala yang pernah dia beri ! mungkin dia baik tapi aku rasa dia tak mampu ihklas . dia tak mampu menahan keinginan untuk selalu menginginimu . aku pernah sekali iri terhadap ibadah yang dia buat , dia begitu dekat dengan tuhan aku fikir dia mungkin selalu berdoa agar hatimu tak jatuh ke tangan siapapun kecuali menjadi miliknya . tapi dia yang begitu lugu ternyata jauh lebih melelahkan dari pada aku . hidupnya sama dengan hidupmu berotasi di kesalhan yang sama . kalian bahagia menyakiti orang lain  ketimbang bahagia di kaki sendiri .

sungguh pilu , tapi itu pilihan dan setiap pilihan semoga selalu buat kalian lebih mampu kalau-kalau suatu hari pilihan ini menyakiti diri kalian sendiri . aku tak pernah mengganggu bagi ku merusak bahagia orang lain itu bukan perkara mudah . sekarang mungkin dia sudah bahagia karna telah berhasil mengambil miliknya lagi , atau ketakutan karna mengambil barang bekasnya kembali ? aku sudah mengembalikannya aku harap dia sudah tak membenciku lagi . aku tak akan membalas atas setiap sindiran yang dia ucapkan walau kadang kelewatan , aku diam bukan aku tak mampu membalas . bagiku amarah takkan menyelesaikan maslah , sesekali belajar untuk tak mengatakan apapun dalam keadaan emosi itu perlu

aku pengingat yang baik , bahkan setiap sakit dan bahagia yang kau beri . tapi sudahlah keputusan yang kau ambil untuk mengudahkan semua ini , juga mengharuskan aku untuk meneruskan langkah ini untuk menuju pulang yang lebih baik . aku berjanji untuk melupakan mu perlahan , menahan piluku sendiri , menghapusmu satu persatu , meruntuhkan cintaku . aku berhenti menunggumu ! aku takkan pernah melihat kearahmu lagi sekalipun tuhan menghadapkan ku padamu . mulai sekarang aku tak begitu takut lagi , karna tuhan takkan membiarkan ku berada disamping mu , tuhan begitu menyayangiku :) Selamat tinggal , karna aku takkan berjumpa denganmu lagi . bagi ku kau sudah mati dan takkan ada lagi jalan kembali . bahagialah atas luka ini , kelak kau akan tau bahwa hidup takkan selucu ini lagi :*

Kamis, 25 Juni 2015

SUGAR

Sugar , kamu tau ini sapaan pertama untuk kamu . Sugar itu gula dalam bahasa indonesia , iya kamu pemanis dalam hidup saya . Maka dari itu saya tak terlalu suka manis , bagi saya hidup ini sudah terlalu manis semnjak adanya kamu hahahahah. gombal ? ya beginilah adanya . Tapi itu dulu sugar , sekarang aku lebih mencintai kepahitan yang aku ciptakan sendiri . Kamu tau wanita percaya karna mencintai , dan sampai detik ini aku masih berusaha menciptakan cinta yang aku reka sendiri . aku mencoba mnciptakan kepercayaan bahwa suatu hari nanti kamu akan mencintai aku sebaik itu . Bodoh bukan ? segala kegagalan yang terjadi dalam hidup ternyata belum mampu mengajarkan aku akan hal ini . Bahwa kadang cinta sejati tak sepaket dengan balasan . Aku tau tapi aku marah , kenapa setiap kali mencintai dengan tulus semua berakhir seperti ini ? mungkin aku kurang tulus , atau mungkin pada kenyataannya aku belum mampu memaafkan diriku sendiri . Sugar mencintai seseorang yang ada orang lain di hatinya itu seperti membunuh diri setiap harinya . Maka dari itu mulai sekarang , aku berhenti untuk peduli padamu kerna ada dia yang walaupun sekarang milik orang lain dia masih sanggup untuk hadir di setiap harimu . Aku juga akan berhenti menoleh kearahmu , arah dimana hanya ada luka yg aku paksa untuk sembuh . Aku yakin kau lebih mampu hidup tanpaku , karna aku bukan satu-satunya alasan kamu untuk bertahan hidup .

Sugar sulit hidup di dunia yang tanpa kamu , tapi itu tetap harus di mulai . Aku tak ingin bergantung pada hal yang hanya akan mengecewakan semua orang nantinya . Karna semua berawal dari melukai hati orang lain , maka semua berakhir dengan sayatan yang aku ciptakan sendiri . Sugar kalo suatu hari aku hadir dalam mimpi kamu , itu berarti aku sangat merindukan kamu , maka biarkan aku sejenak hadir dalam mimpimu . karna mungkin tuhan hanya mampu menghadirkan aku dalam mimpimu . aku minta didalam mimpi itu tolong jangan hadirkan sosok lain lagi selain aku . bolehkan aku egois untuk kali ini , dimimpimu .

ILYSM sugar :*

Rabu, 24 Juni 2015

Menunggu

Walau sedikit sesak setidaknya disini kta sama-sama belajar untuk mencoba menerima , bahwa yang dicintai tak selalu termiliki . Hari ini ada kemajuan , kamu sudah berani jujur perihal hatimu . Hal yang berulang-ulang aku tanyakan tentang hatimu . Ya seolah ada pasak yang mencoba merogoh dadaku , aku hampir kehilangan nafas mendengar kejujuranmu . Tapi liat lah aku memegang teguh prinsipku , aku akan selalu menerima kejujuran dengan baik walau sakit . Bagiku jujurmu adalah awal aku melangkahuntuk melepasmu perlahan.

Kamu tau sugar , cinta yang keterlaluan ini mengajarkan ku bahwa mencintai itu adalah tentang melepaskan , tentang merelakan , tentang penerimaan , tentang bersikap sebagaimana mestinya . Tentang aku yang masih sama MENUNGGU kamu untuk lebih terbuka tentang apa yang kamu rasakan . Dari setiap langkah yang kamu ambil aku selalu bisa menebak-nebak apa yang akan terjadi selanjutnya . bukan aku sok tau , tapi aku selalu mempelajari kamu !

Apa aku bodoh karna masih menunggu mu , mempercayaimu , memaafkanmu ? cinta tak pernah jauh dari ketiga hal ini . Sulit ? Tidak , ini hanya masalah waktu seberapa ihklas dan sabarnya kita untuk merelakan waktu demi sebuah kejujuran . Aku tau kamu di suatu hari nanti akan mengatakan kejujuran , dan suatu hari nanti itu ya hari ini . Aku tak lelah bahkan aku masih disini untuk mendengarkan ceritamu , atau mungkin kebohongan baru yang akan terjadi kelak . entah lah bagiku sekarang semua terasa lega dan jauh lebih baik .

Seandainya saja kamu lebih mampu untuk jujur sedari awal , mungkin semua tak akan berakhir seperti ini . Kau bilang aku tak mempercayaimu , lihatlah kenyataanya kamu yang sama sekali tak percaya aku . Sugar sekarang sudah lebih berani , awal yang baik bukan ? tetap lah seperti ini perbaiki yang kurang baik . pertahankan yang sudah baik . kamu tau , saya tak pernah mengharapkan kamu lebih baik ! saya hanya ingi kamu terbiasa untuk berkata jujur .

Dan saat ini ternyata aku masih tak jera menunggumu sugar , kamu bilang kamu lembur sampai jam 2 . kamu bilang kamu akan bertanya jikalau ada yang tak kamu mengerti perihal print , karna kamu sudah lupa ! aku masih menunggumu perihal kabar kapan kau pulang dan sahur :)
Sugar semoga cinta ini tak selamanya ya , karna aku yakin jikalau ini terjadi selamanya ini akan sangat melelahkan . untukku ? bukan , untukmu . karna mungkin selamya kamu berusaha menjaga perasaanku yang tak pernah kamu harapkan kedatangannya . alepyu sugar :*

Selasa, 23 Juni 2015

KOPI

Kamu itu seperti kopi , setiap teguknya cuma membunuh tapi selalu aku nikmati ! seberapa sulit aku memungkirinya toh tuhan sudah keterlaluan membenamkan rasa ini terhadapku . ntah lah , bukan aku tak mampu menolak toh setiap penolakan pada akhirnya hanya mendatangkan rasa yang lebih besar di setiap pergi .

Kamu itu seperti kopi di pagi hari , jika aku meminumnya pada akhirnya hanya akan mendatangkan gelisah dan debaran jantung yang sangat hebat seperti perlahan merusak rongga dada , menyesakan nafas . sekali lagi aku masih menikmatinya , menikmati rasa setiap kali kamu perlahan masuk kedalam tubuhku , padahal aku tau jika di teruskan kau hanya akan merusak kerja otakku , melumpuhkan logika ku .

Kamu akan selalu selayaknya kopi di setiap aku menginginkan mu , ya aku selalu menginginkanmu . Menginginkan kamu tetap ada walau kadang sakit yang kau ciptakan perlahan akan membunuh rasa . Tapi ntah la aku fikir sakit yang kau ciptakan akan membuatku melupakan mu dengan segera , ternyata kali ini kerja logika ku di perlambat , aku kalah lagi . aku masih disini. bukan, kali ini bukan untuk mengharapkan mu kembali hanya ingin menyakiti diri sendiri lebih dalam lagi . agar tuhan lebih menyentakan sepertiga ruh ku keluar sejenak dalam tubuh ini supaya aku lebih mengerti bahwa aku tak pernah layak disini .

Sabtu, 06 Juni 2015

Waktu

Setiap waktu yang tuhan berikan rasanya terlalu singkat ketika bersama kamu , entah kamu yg kemarin sekarang atau yang akan datang . Setiap senin saya selalu berharap waktu di percepat untuk segera hari sabtu , dan setelah hari sabtu saya berharap waktu di perlambat agar saat bersama kamu bisa lebih lama . Itu yang saya lakukan berulang-ulang setiap kali hari senin dimulai . Tapi seperti yang saya bilang waktu acap kali terasa cepat ketika bersama kamu .

Sampai akhirnya saya sadar , saya begitu egois karna tak mensyukuri waktu orang lain saat saya bersama mereka . Saya terlalu mementingkan perasaan senang saya yang bahkan mungkin kamu sendri tau . bahwa yang abadi adalah menunggu , sedangkan bahagia hanyalah kamuflase yang kita ciptakan sendri hingar bingarnya iya seperti pelangi setelah hujan , kembang api saat malam pergantian tahun . hanya sekejap ! Terkadang saya bertanya pada diri saya sendiri , sampai kapan berpura-pura bahagia hanya untuk terlihat kuat di hadapan tuhan ? mungkin sampai lelah jawab ku dalam hati . Sekarang apa sudah lelah ? sekarang apa sudah sadar bahwa waktu itu berharga? Kenapa berhenti berjuang ? Bukankah selama ini telah menutup telinga dengan nasehat orang lain ? aku tidak pernah menutup telinga , aku mendengar setiap orang lain berkata buruk tentang semua ini . Lalu kenapa masih melanjutkan ? Berfikir semua akan berubah ? bukankah sudah tau orang yang dipertahnkan itu adalah orang yang sama ? pertanyaan demi pertanyaan bergejolak dalam hati berharap akan ada pembenaran .

Akhirnya saya mengakui , saya kalah , Lagi !
"sudah jelas tuhan tak pernah bermain dadu !"
Saya hanya mencoba percaya pada setiap kemungkinan yang ada . Tapi entahlah sepertinya kemungkinan yang saya ciptakan sendiri itu tak bernasib baik .
Kenapa mendulang sakit ? Kau tau bahwa yang kau lakukan hanya mengulang-ulang luka . Luka yang tak mampu kau sembuhkan sendiri . Berhentilah terlihat tegar , bahkan dihadapan tuhan . sesekali tunduklah sejenak , bahwa kau masih manusia , dan sepantasnya kau mengakui salah mu itu .

Ya baiklah saya sudah menerima kekalahan , saya akui yang saya putuskan kemarin terlalu sembrono . Sampai-sampai saya lupa  ini hanya sementara . Ini hanya perkara waktu !

Jumat, 05 Juni 2015

Terima Kasih

Kali ini rasanya ingin sekali saya memeluk masa lalu . Bukan ,bukan saya ingin mengingat luka . Tapi saya ingin berterima kasih akan kemarin karenanya , saya banyak belajar ! belajar merelakan , belajar sabar , belajar ihklas , belajar mengerti bahwasannya bahagia tak berarti selalu bersama . ya saya pernah bersama , dan saya bahagia ! Iya kamu yang hadir di hari kemarin adalah sosok yang begitu saya syukuri kehadirannya .

Dari kamu saya baru sadar bahwa cinta itu tak perlu dipaksakan , cinta itu direlakan ! semakin besar cinta seseorang semakin besar rasa untuk merelakan . walaupun semua cinta tidak selalu tentang kerelaan , ada yang betah berjuang meyakini diri bahwa bahagia harus bersama ! cinta harus memiliki . mungkin bagi beberapa yang beruntung cinta itu akan termiliki , cinta itu di perjuangkan . Tapi untuk cinta versi saya harus direlakan , karna bahgia nya bukan bersama saya !

Bagaimana mungkin saya tega memaksakan sesuatu yang pada akhirnya hanya akan melukai banyak orang , iya kamu ! kamu yang akan selalu saya letakkan di masa lalu saya . saya tidak akan mengubah letak mu karna saya sudah bisa menebak hasil akhirnya jika kamu berpindah posisi . bukan saya sok tahu , karna kamu masih orang yang sama , sekali pun berubah siapa yang bisa menjamin kamu tidak akan kembali ke sosok kamu yg begitu saya pahami .

Sekarang saya begitu lega karna sudah berani melepas kamu , menyapa kamu seperti sebelum menganal sosok kamu kemarin . Seharusnya saya lebih cepat melepasmu , saya hanya kurang keberanian untuk belajar tanpa kamu . tapi sekarang saya yakin , keputusan saya untuk belajar tanpa kamu adalah keputusan yang benar . Kamu tau betapa sulitnya berusaha ! sudahlah saya tahu kamu tak sekuat saya yang masih berani tertawa setelah hancur berkeping-keping.

Terima kasih saya bahagia mengenal kamu . dari seseorang di hari kemarin.